Senin, 31 Desember 2012

Mensyukuri hidup


Hidup adalah anugerah terindah yang diberikan oleh Sang Maha Pencipta. Orang yang menyia-nyiakan hidupnya dengan suatu hal yang tidak berakibat baik sesudah hidup di dunia adalah orang yang merugi. Karena itu orang yang tidak mensyukuri hidupnya adalah orang yang kufur atas nikmat yang telah Allah berikan. Banyak orang yang tidak seberuntung kita yang dapat merasakan pahit manis, susah senang hidup di dunia akibat sudah meninggal dahulu sebelum menghirup udara dunia atau di paksa keluar dari rahim ibunya sebelum waktunya lahir karena sebab tertentu.

Salah satu cara untuk dapat mensyukuri nikmat yang telah Allah anugerahkan, kita harus melihat seorang yang kehidupanya lebih susah dari kita, agar menyadari hidup yang kita punya lebih baik dalam hal tertentu, seperti seseorang yang hanya mempunyai motor akan merasa beruntung dengan orang yang hanya bersepeda, sedangkan orang yang bersepeda akan merasa beruntung dengan orang lain yang hanya jalan kaki dan strusnya. sampai pada orang yang sakit parah dan harus dirawat dirumahsakit akan merasa lebih beruntung dan berkata “dari pada orang yang ada di ruang sebekah yang tadi pagi sudah dipanggil oleh Sang Maha Hidup”. Oleh sebab tu tidak ada alasan untuk orang yang masih dapat menghirup udara dengan gratis ataupun yang harus membayar dikarenakan mondok di rumah sakit untuk tidak bersyukur akan nikmat yang banyak ini.Maka nikmat mana lagi yang kau dustakan.

Ada sekian banyak sebab seseorang tidak mensyukuri hidupnya, diantaranya karena tidak menerima apa yang telah Allah berikan, tidak mempunyai tujuan hidup yang jelas sehingga terciptalah kejenuhan dalam menjalani hidup, dan melupakan Allah SWT dalam menjalani hidup. Sebagai seorang muslim hidup kita harus selalu terpaut dengan islam. Bukan hanya sekedar islam untuk mengisi status agama di KTP dan lainnya tetapi islam harus dijadikan jalan hidup yaitu pemikiran, perasaan, dan aturannya harus islam. Untuk menyelesaikan problematika kehidupan tidak ada yang tidak dapat dislesaikan oleh islam. Dan untuk itu jika diri kita sering tidak bersyukur dan mengeluh mungkin karena kita jauh dari Islam.

Jika hidup kita telah terpaut dengan islam, maka semua keluh kesah itu akann selalu dikaitkan dengan bagaimana islam memecahkan masalah tersebut dengan mencari solusi yang ada dalam islam bukan malah mencari diluar islam, karena ujung-ujungnya akan bertemu dengan solusi yang semu, menganggap itu sebuah solusi tetapi malah terjebak ke dalam masalah yang semakin rumit.Sebagai contoh jika ada suatu masalah yang dialami oleh seorang anak yang orang tuanya bercerai, lalu si anak tersebut mengambil tindakan untuk minum-minuman keras dan sampai memakai narkoba sebagai pelampiasan kekecewaan atas perceraian orang tuanya, yang menurutnya itu sebuah solusi padahal itu akan menambah rumit masalahnya. Karena itu mencari sebuah solusi dari setiap masalah harus merujuk pada Al-Qur’an dan Al-Hadits, tidak terkecuali pada keluh kesah yang membuat kita kufur terhadap nikmat Allah SWT.Wallahu alam bisawab.

Referensi : http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/10/17/mensyukuri-hidup-502334.html

0 comments:

Poskan Komentar